
Listrik...
Coba sehari saja kita hidup tanpa listrik? bisa kah? bisa... tapi saya yakin sebagian orang akan mengatakan tidak karena memang hal itu terasa sangat berat.
Listrik sudah terinternalisasi dalam kehidupan kita sehari-hari, orang modern sangat sulit hidup tanpa listrik. Mau Masak, masaknya menggunakan kompor
yang harus ditancapkan ke listrik. Mau minum, ambil air minum di kulkas ataupun dispenser yang harus konek sama listrik. Mau nonton film, tipinya harus nyambung dengan listrik. Mau ngegame, Konsolnya harus dihidupin pake listrik. Mau up-date status? Komputer atau Laptopnya harus dinyalain pake listrik. Intinya jaman sekarang ini apa-apa serba listrik.
yang harus ditancapkan ke listrik. Mau minum, ambil air minum di kulkas ataupun dispenser yang harus konek sama listrik. Mau nonton film, tipinya harus nyambung dengan listrik. Mau ngegame, Konsolnya harus dihidupin pake listrik. Mau up-date status? Komputer atau Laptopnya harus dinyalain pake listrik. Intinya jaman sekarang ini apa-apa serba listrik.
Listrik udah kaya kebutuhan primer nomer wahid saja, udah ngalahin beras! kalo beras mungkin bisa dikonversi pake ketela atau jagung dsb. lah kalo listrik? mau dikonversi pake apa? pake pulsa? pake bensin ato pake gas? ya jelas gak bisa. oleh karenanya penghematan listrik itu penting. lakukan penghematan terhadap listrik di antaranya :
- Matikan lampu dan peralatan elektronik (lampu, televisi, komputer, stereo, mesin cuci, oven, hingga video game) bila tidak diperlukan: saat makan siang, rapat, pulang kantor, dst. Jangan meninggalkannya dalam keadaan stand-by. Mereka masih mengonsumsi listrik.
- Beli alat elektronik dengan model paling hemat energi.
- Memasak air minum? Didihkan sesuai kebutuhan. Untuk mandi, gunakan pemanas tenaga matahari. Dan, dijaga jangan sampai air mengalir terus menerus.
- Bersihkan saringan penghisap debu, termasuk saringan AC. Saringan yang tersumbat menyebabkan motor bekerja lebih berat sehingga menggunakan lebih banyak listrik.
- Manfaatkan cahaya matahari dan angin yang alami secara optimal di siang hari. Buka jendela lebar-lebar. Nyalakan lampu saat menjelang sore. Jangan lupa lampu diganti dengan lampu hemat energi. Dan, lampu dijaga selalu bersih supaya terang dengan maksimal.
- Pintu lemari es harus ditutup rapat dan hanya dibuka seperlunya. Isi lemari es secukupnya. Terlalu penuh akan menghalangi sirkulasi udara pendingin. Sama halnya ketika kita memasukkan makanan/minuman panas. Ini akan membuat kulkas bekerja lebih keras.
- Atur suhu AC sesuai kebutuhan. Karena semakin dingin suhu semakin banyak energi listrik yang diperlukan.
- Gunakan mesin cuci hanya bila cucian Anda banyak. Atau, sesuai kapasitas. Lalu, isi air sesuai petunjuk. Gunakan panas matahari untuk pengeringan secara alami. Mesin cuci yang efisien mampu menghemat air hingga 1.500 liter per tahun. Hemat listrik, hemat air, hemat biaya.
- Bersihkan bagian bawah setrika dari kerak/kotoran. Setrika otomatis lebih hemat listrik. Atur setrika listrik, sesuai dengan tingkat panas yang diperlukan.
- Cegah kebocoran air pada kran atau pipa.
- Pertimbangkan untuk membeli laptop dibanding desktop atau personal computer karena laptop lebih hemat 5 kali lipat dibanding desktop. Ketika Anda sudah memiliki desktop dianjurkan menggunakan layar monitor LCD dibanding CRT.
- Bila perlu, atur “energy audit” secara berkala untuk gedung Anda. Para ahli energiakan menganalisa kapan dan dimana saja terjadi pemborosan energi dan apa yang bisa dilakukan agar energi tersebut bisa digunakan secara lebih efisien. Audit ini biasanya gratis. Termasuk audit untuk proses produksi dan kendaraan yang dipakai oleh semua pemakai gedung.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar